Tampilkan postingan dengan label Pemerkosaan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Pemerkosaan. Tampilkan semua postingan

Cewek Perkosa Cewek di Toilet Umum

Ini kejadian yang cukup langka. Seorang cewek memperkosa cewek. Tindakan pemerkosaan ini dilakukan di sebuah toilet hotel di Brisbane, Australia. Pelaku akhirnya ditangkap, setelah tasnya ketinggalan di tempat kejadian.


Tindak kejahatan pemerkosaan yang dilakukan cewek terhadap cewek ini diungkapkan jaksa yang menangani kasus ini. Pada 29/11/2010 lalu, kepada pengadilan Distrik Brisbene, jaksa menyebutkan seorang wanita berumur 25 tahun, Anne-Marie O’Loughlin, mengaku tidak bersalah atas dua tuduhan perkosaan, perampasan kebebasan, dan kekerasan seksual.

Jaksa penuntut tersebut, Chris Minnery, mengatakan pada persidangan dalam pernyataan pembukanya bahwa sang korban yang tidak ingin namanya disebutkan sedang berada di Hotel Caxton Street dengan rekan dan sejumlah kawannya sewaktu korban pergi sendirian ke kamar mandi dan diperkosa oleh O’Loughlin pada 29 November 2008.

Namun, ketika korban mencoba pergi, tersangka menarik rambut korban dan membanting kepalanya ke dinding lalu menariknya ke kamar toilet. Ia menambahkan, O’Loughlin kemudian diduga memerkosa korbannya. Korban mendengar orang lain di kamar toilet sebelahnya dan mencoba mengatakan sesuatu serta memukul dinding kamar itu.


Dia dipaksa O’Loughlin untuk diam dan tetap tenang, sementara orang di kamar toilet sebelahnya datang dan mengetuk pintu toilet dengan mengatakan, “Saya akan memanggil petugas keamanan.”

Minnery mengatakan, O’Loughlin pergi sebelum pihak keamanan datang. Namun, dia lupa membawa tas yang berisi identitasnya, yang sempat diambil korban. O’Loughlin ditangkap di luar hotel dan mengatakan kepada polisi bahwa dia hanya mencium wanita itu di kamar toilet.
Read More | komentar

Seorang Wanita Cantik Pakai Handuk Diperkosa Dan Dirampok

Seorang wanita montok berparas cantik mengenakan handuk dan celana pendek, yang ditinggal mudik oleh suaminya, diperkosa oleh perampok kawanan setelah dilucuti perhiasannya.    


Peristiwa itu terjadi di kawasan Kunciran, Kota Tengerang, Sabtu (27/8/2011) pagi. Kedua bandit pengumbar birahi itu berhasil ditangkap.

Sebelum memperkosa Ny. Ri, 42, tersangka Sadam Abduh, 20, dan Rio Sabran Prabowo, 19, menggasak cincin kawin yang dikenakan korban dan HP BlackBerry. Tersangka Sadam menyetubuhi Ri di kamar tamu. Sedangkan Rio mengancam  anak Ri yang berusia 12 tahun dan keponakannya berumur 10 tahun.

Perampokan disertai perkosaan yang membuat heboh warga di kawasan Kunciran ini terjadi sekitar pukul 08.00. Pagi itu, Sadam dan Rio ngobrol-ngobrol di depan rumah Ri. Mereka memang berniat merampok rumah Ri, yang sedang ditinggal suaminya mudik Lebaran ke Palembang, Sumatera Selatan.

Setelah dirasakan aman, mereka masuk ke rumah korban dengan cara melompat pagar. Ternyata pintu utama tidak dikunci hingga keduanya bisa dengan leluasa masuk ke dalam rumah wanita berwajah cantik ini.

Saat itu,  Ri hendak mandi. Korban hanya mengenakan handuk. Nyonya Ri kaget mendapati dua pria tak dikenal sudah berada di depannya. Belum sempat mengusir, kedua pemuda  mengancam pakai golok dan samurai.

“Cepat lepas cincin. Kalau nggak gua bunuh,” ancam pelaku, seperti ditirukan Ny. Ri kepada petugas. Takut dilukai,  Ri melepas cincin kawin yang dikenakannya. Usai mengambil cincin, pelaku mengambil HP BlackBerry di dekat kulkas.

Sadam Abduh yang memegang golok, tergoda melihat  tubuh Ri yang mengenakan handuk dan celana pendek. Pelaku   mengancam Ri agar tidak berteriak. Wanita bertubuh montok dan berwajah cantik ini kemudian digelandang ke ruang tengah.

Di tempat ini, Sadam memperkosa Ri, setelah lebih dahulu menyuruh Rio mengancam anak Ri dan keponakannya yang  menginap di rumah tersebut. Setelah puas melampiaskan nafsu bejatnya,  pelaku kabur sambil membawa hasil kejahatan.

Ri yang mendapat perlakuan tak senonoh melaporkan kasus ini ke Polsek Cipondoh, yang berjarak sekitar 3 kilometer dari kediamannya. Petugas dipimpin Kapolsek Cipondoh, Kompol Arlon Sitinjak segera melakukan olah TKP termasuk memburu pelaku.

Dari keterangan sejumlah saksi, akhirnya petugas dapat mengenali pelaku yakni Sadam Abduh dan Rio Sabran Prabowo. Keduanya diringkus di tempat kos di kawasan Kunciran, saat hendak mudik Lebaran ke kampung halaman di Jogyakarta, sekitar pukul 16.30.

“Pelaku mengaku nafsu saat melihat korban hendak mandi dan langsung memperkosanya,” kata Kapolres Metro Tangerang, Kombes Tavip Yulianto, didampingi Kapolsek Cipondoh, Kompol Arlon Sitinjak.

Menurut Arlon, pelaku mengaku sering mengintip korban saat mandi dari belakang rumah tersebut. “Namun saat kejadian, mereka benar-benar mau merampok. Ternyata satu pelaku terangsang saat melihat korban dan memperkosanya,” tegasnya.
Read More | komentar

Perkosa Anak Kandung, Suami Kepergok Istri

Sangat terkutuk perbuatan Sucipto alias Cikaling (42), warga Desa Kasgoro, Kecamatan BKL Ulu Terawas, Kabupaten Musi Rawas, Sumatera Selatan. Dia tega memperkosa anaknya kandungnya sendiri, Tr (14) selama satu tahun. 


Perbuatan bejatnya itu baru terungkap Kamis (25/8), sekira pukul 10.00 WIB, setelah tertangkap basah istrinya Sr (40), yang pulang dari tempat penjualan karet. Kini tersangka diamankan di Mapolsek Terawas untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.

Ibu korban kaget dan tak percaya apa yang dilihatnya. Betapa tidak, dia menyaksikan langsung apa yang dilakukan suaminya terhadap darah dagingnya sendiri. Dengan perasaan remuk redam, SR melaporkan kejadian itu ke Polsek Terawas. Dua jam kemudian, atau sekira pukul 12.00 WIB, Cikaling berhasil dibekuk polisi tanpa perlawanan di kediamannya.

Di hadapan petugas, korban menuturkan, sudah sering diperkosa oleh ayah kandungnya, sejak duduk di kelas 2 SMP hingga sekarang kelas 3. Menurut korban, pertama kali dia diperkosa pada 2010. “Ketika itu ibu tidak ada di rumah, bapak panggil aku ke kamar dan minta pijit, setelah dipijit bapak memaksa aku,” ungkapnya pilu.

Awalnya korban menolak permintaan nyeleneng ayah kandungnya, namun pemilik Organ Tunggal (OT) di Terawas itu mengancam anaknya jika tidak mau. Korban tak berani berteriak dan hanya menuruti saja.

Sejak saat itu, Cikaling selalu menggunakan kesempatan jika istrinya Sr tidak di rumah. Dalam tiga bulan terakhir, menurut Tr, sudah tiga kali dia melayani nafsu syahwat tersangka. “Terakhir waktu ibu tiba-tiba pulang ke rumah dan masuk kamar saat aku belum sempat mengenakan kembali pakaian,” pungkasnya.

Sementara tersangka Cikaling, saat dikonfrontir penyidik, tidak dapat berkelit dan mengakui perbuatannya. Dia hanya bisa pasrah menerima hukuman yang harus dia jalani.

Kapolres Mura, AKBP Rizal Syaman Radi, melalui Kapolsek Terawas, AKP Armansyah, membenarkan kejadian itu. “Ya setelah menerima laporan dari istri tersangka yang juga ibu korban, kita langsung melakukan penangkapan terhadap tersangka,” tegasnya.
Read More | komentar

Widy Vierra Di Culik Dan Diperkosa 3 Orang


Penyanyi Widy Vierra yang diduga menjadi korban penculikan dan kekerasan seksual sejak pukul 10.06 WIB berada di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo, Jakarta. Dia ditunggui para personel Vierra yang lain, hingga selesainya proses visum sekitar pukul 14.15 WIB.

Saat seluruh personil Vierra meninggalkan rumah sakit, mereka tidak sedikit pun berkomentar dan mengaku berencana menggelar preskon di kantor Musica Record pada pukul 17.00 WIB.

Sementara Minola Sebayang, yang ditunjuk sebagai Kuasa Hukum Widy mengisahkan kronologis kejadian yang menimpa kliennya. Widy mengalami kejadian tidak mengenakkan itu Rabu (06/07/2011) dini hari.

"Jadi kronologisnya sekitar subuh, ketika Widy selesai nongkrong di sebuah cafe di Kemang. Karena dia orang yang mandiri, dia jalan sendiri mau pulang, pada saat nunggu taksi, awalnya dia nggak merasa ada yang aneh," ungkap Minola Sebayang.

"Tapi ternyata ada mobil yang ngikutin, sempat manggil dan gangguin dia dan di suatu tempat gelap, ada satu orang turun menarik paksa Widy ke mobil," sambungnya.

Ternyata di dalam mobil itu sudah ada tiga orang, yang seluruhnya tidak dikenal. Mereka mengancam Widy untuk tidak melawan. Dia pun berusaha tetap tenang dan berusaha bisa menguasai diri.
"Ada 3 orang, 2 orang di depan dan 1 yang di belakang, Widy nggak kenal sama ketiga orang itu. Dan sempat ada ancaman lah, namun Widy tetap tenang, tidak panik dengan membaca situasi, dia juga sempat melakukan upaya membuka pintu dan teriak untuk cari perhatian. Akhirnya Widy menceritakan siapa dia sebenarnya, kemudian dia diturunkan," ungkapnya.

Widy diturunkan di daerah Kemang Place, Jakarta Selatan, antara pukul 4-5 pagi.
"Jam 4-5 pagi, dari Pizza Hut mungkin dia muter-muter dulu, lalu diturunkan di Kemang Place," terangnya.
Read More | komentar

Di Kab. Malang Diminta Salat Telanjang, Gadis 16 Tahun Hamil 8 Bulan



http://babamz.dagdigdug.com/files/2010/01/pencabulan.jpg

Malang - Tak pernah disangka Bunga-bukan nama sebenarnya-harus menelan pil pahit dalam hidupnya. Gadis berusia 16 tahun menjadi korban pencabulan. Bunga saat ini hamil 8 bulan setelah diminta salat tanpa menggunakan baju alias telanjang oleh TG (45) seorang pria yang dikenalnya. Bunga diminta bugil dengan iming-iming satu unit sepeda motor Yamaha Mio pada November 2009 lalu.

Perjumpaan Bunga dan TG terjadi pada istighotsah di daerah Desa Sumbekreco, Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang. TG saat itu mengaku berasal dari Rungkut, Surabaya. Dalam acara itu bukan saja Bunga yang hadir. Namun, juga beberapa warga sekitar. Usai acara Misnah (50), bibi Bunga bersama Jumari (55), diketahui warga Pakis itu, berkunjung ke rumah korban.

Keduanya menyampaikan pesan TG berniat memberi korban motor Yamaha Mio, jika menerima tawaran mengikuti ritual yakni menunaikan solat bugil di sebuah rumah kosong di daerah Sukoanyar, kecamatan setempat. Tanpa rasa curiga Bunga yang tinggal di Desa Sidomulyo, Kecamatan Jabung, Kabupaten Malang memenuhi undangan itu.

Sesampai di rumah kosong tersebut korban diminta untuk beristirahat dahulu. "Setelah mencicipi roti, dan minuman yang disuguhkan, TG kemudian mentotok bagian kepala, kedua lengan dan menyuruh saya mandi kembang," ungkap Bunga dihubungi melalui telepon selulernya, Senin (5/7/2010).

http://www.banjarmasinpost.co.id/photo/2009/03/ffd03ba0f701031a00fadc836bd8b0a5.jpg

Usai mandi kembang dan mengambil air wudlu, TG meminta korban untuk menunaikan salat seorang diri di dalam rumah. Sementara Bibi korban, Jumari dan TG menggelar salat di ruang tamu secara berjamaah. Bunga mengungkapkan, setelah itu, kembali mengambil wudlu dan menunaikan salat hajat yang diakhiri dengan membaca wirid. Tak berhenti disitu, TG meminta untuk menyalakan lilin, dan kembali mentotok.

"Saat itulah saya mulai pusing dan diam saja," ungkap Bunga. Disaat tak berdaya itu TG membawa korban ke sebuah kamar dan dipaksa berhubungan badan.

Namun penderitaan Bunga tak berakhir sampai disitu, dua hari kemudian, Bunga kembali menjadi pelampiasan nafsu bejat pelaku. Waktu itu Bunga dalam kondisi sadarkan diri. "Tidak ada permintaan salat telanjang," ujar Bunga.

http://www.metroriau.com/foto_berita/81hamil.jpg

Kondisi Bunga tekah berbadan dua dan mengetahui itu adalah perbuatan TG membuat keluarga berang dan melaporkan kasus ini ke Polres Malang. Kini petugas masih melakukan penyidikan dengan meminta keterangan dari korban.

"Kami masih dalami kasus ini dengan meminta keterangan korban dan saksi," tutur Kasat Reskrim Polres Malang AKP Hartoyo dihubungi melalui telpon genggamnya.

Read More | komentar

Categories

Android (4) Antivirus (1) Artis (263) Berita (290) BlackBerry (4) Blogging (8) Bola (12) Bugil (53) Facebook (6) Fashion (6) Film (2) Game (2) Gosip (42) Handphone (29) Horor (5) Hot (204) Huawei (1) Humor (91) Ilmu Pengetahuan (274) Info Kesehatan (77) Informasi (947) Jagat Raya (373) Jejaring Sosial (6) Komputer (23) LG (1) News (57) Nokia (1) PC Tablet (1) Pembunuhan (8) Pemerkosaan (5) Pengetahuan (166) Sadis (31) Sains (5) Samsung (4) Seks (87) Seksi (334) Software (11) Sony Ericsson (1) Style (10) Tehnologi (119) Tips (347) Tips Seks (100) Tsunami (2) Twitter (2) UAN SMA (1) Unik (413) Virus (3)

Stats

 
Copyright © 2012. Lintas Berita . All Rights Reserved.
Template | Support | Pin Bot | Octa